Home » Iklan » Lain-Lain

the spring residence

by

PT Gading Development, Tbk menargetkan dapat meraih pendapatan sebesar Rp1,2 triliun dari proyek The Spring Residences untuk lima tahun ke depan.

Optimisme tersebut, menurut Budiawan Lebar, Direktur Utama PT Gading Development, Tbk. tidak berlebihan. Pasalnya, proyek apartemen di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan ini dinilai memiliki banyak keunggulan.

"Hal ini terbukti dengan penjualan yang semakin meningkat, yakni naik sebesar 40% pada kuartal pertama tahun ini, dibandingkan kuartal pertama 2015," jelas Budiawan di sela acara The Spring Festival, Ahad (27/3).

Budiawan menjelaskan, peningkatan penjualan diprediksi akan meningkat menyusul penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 6,75%. Penurunan BI Rate digadang bakal mendorong gairah bisnis properti dan akan berdampak signifikan terhadap penjualan properti.

Pembelian properti melalui kredit perbankan (KPR/KPA) selama ini cukup besar. Oleh karena itu dia berharap perbankan segera menurunkan suku bunga KPR dan KPA mengikuti penurunan BI Rate.

"Suku bunga yang terjangkau akan menguatkan daya beli masyarakat di sektor perumahan," kata Budiawan.

Cukup Bayar Rp99 Juta
Untuk menggenjot penjualan, PT Gading Development Tbk. memberikan kemudahan pembayaran bagi pembeli apartemen The Spring Residences.

"Konsumen dapat memilih cara bayar yang dirasa nyaman, mulai tunai keras, tunai bertahap 12 kali, 24 kali, dan 36 kali. Selain itu, konsumen juga bisa menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan DP 20% atau DP 30% yang bisa diangsur 12 kali. Saat ini kami merilis progam baru dimana konsumen dapat memiliki unit apartemen hanya dengan membayar Rp99 juta," urai Budiawan.

Selain itu, PT Gading Development Tbk kembali menggelar The Spring Festival yang pernah diselenggarakan pada 28 Februari lalu. Dalam The Spring Festival kali ini, digelar beragam kegiatan, seperti lomba sepeda MTB race, line dance festival, bazaar, pentas musik, dan promo penjualan apartemen The Spring Residences.

"The Spring Festival merupakan rangkaian kegiatan sejak dimulainya penjualan The Spring Residences. Tujuannya, agar apartemen ini menjadi semakin dikenal masyarakat, sekaligus bisa mendukung penjualan," ujar Budiawan.

Di atas lahan seluas 2,3 hektar, The Spring Residence memiliki empat tower apartemen antara 18 sampai 20 lantai dengan total 2.500 unit hunian berbagai tipe. Saat ini dipasarkan Tower Springwood (798 unit) yang menawarkan empat tipe: Tipe Studio (22 m2) seharga Rp268 juta, 1 Bedroom (33m2) seharga Rp388 juta, 2 Bedroom (44 m2) seharga Rp503 juta, dan Type 3 Bedroom (66 m2) seharga Rp677 juta.

Ciputat, Sunrise Property
Lokasi The Spring Residences di kawasan Ciputat, menurut Budiawan, merupakan kawasan yang potensial, karena berada di antara Pondok Indah, Bintaro Jaya, Bumi Serpong Damai, dan Cinere yang memiliki infrastruktur cukup baik dan lengkap.

"Ciputat sebenarnya kawasan (permukiman) lama, sehingga orang sudah mengenalnya. Memang kesannya dulu agak macet dan padat, tapi image itu sekarang mulai berubah, apalagi dengan adanya rencana MRT, akses JORR 2, dan pusat pemerintahan Tengerang Selatan. Arah kebijakan dan perencanaan Ciputat menjadi skala prioritas untuk dikembangkan pemerintah, sehingga Ciputat kini menjadi area sunrise property," jelas Budiawan.

Dia juga memandang positif perbaikan infrastruktur yang terus dilakukan di kawasan Ciputat, seperti relokasi terminal bus antar kota, pembangunan MRT (Mass Rapid Transportation) koridor I (Lebak Bulus - Bundaran Hotel Indonesia), dan rencana pembangunan tol JORR 2 (Jagorawi - Cinere - Serpong). Bahkan lapangan terbang Pondok Cabe pada Juni 2016 akan menjadi bandara komersial.

"Hal ini tentu akan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan kawasan Ciputat dan bagi penghuni apartemen The Spring Residences," ujarnya.

"Memang banyak yang beranggapan bahwa Ciputat itu tertinggal. Namun, buat developer seperti kami, area Ciputat sebenarnya potensial. Bahkan, jika proyek-proyek pendukungnya selesai, Ciputat adalah area yang paling dekat dengan Jakarta dibanding dengan Serpong yang sudah maju dan stagnan lebih dulu," pungkas Budiawan.

Lainnya


PERHATIAN !!
Seluruh konten dalam situs ini merupakan kontribusi para pemasang. Pengunjung diharap lebih berhati-hati terhadap setiap informasi menyesatkan dan mengandung unsur penipuan. Pengelola tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin terjadi.