Home » Iklan » Kesehatan

Risiko disfungsi ereksi

Kemampuan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi membutuhkan sistem saraf yang sehat mengontrol impuls saraf di otak, tulang belakang, dan penis kegiatan yang sehat cukup oksida nitrat dalam penis. Disfungsi ereksi dapat terjadi jika salah satu dari persyaratan tersebut tidak terpenuhi. Berikut ini adalah penyebab disfungsi ereksi:
- Aging: Para pria yang lebih tua lebih berisiko penyakit (seperti serangan jantung, penyakit jantung, stroke, diabetes dan tekanan darah tinggi) yang berhubungan dengan disfungsi ereksi. Selain itu, proses penuaan mengurangi aktivitas jaringan, mengurangi kapasitas produksi oksida nitrat dari saraf-saraf di otot polos penis menyebabkan disfungsi ereksi.

- Diabetes: Diabetes juga menyebabkan disfungsi ereksi dengan merusak sensasi saraf dan otomatis, suatu kondisi yang disebut neuropati diabetes.
- Hipertensi (tekanan darah tinggi): penurunan oksida nitrat pada pasien dengan hipertensi sekunder mungkin menjadi penyebab disfungsi ereksi.
- Penyakit kardiovaskular: Ketika arteri penis dan organ panggul menyempit oleh aterosklerosis, aliran darah rendah ke penis tidak cukup untuk mencapai ereksi.

- Penyalahgunaan stimulan: zat hadir dalam anggur, bir dan tembakau memperburuk aterosklerosis dan dengan demikian meningkatkan risiko disfungsi ereksi.
- Neuro dan kerusakan sumsum tulang belakang: Kerusakan pada sumsum tulang belakang dan saraf di panggul dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
- Depresi dan kecemasan: faktor psikologis dapat sangat mempengaruhi ereksi.

Jika Anda mengalami keluhan diatas, untuk informasi lebih lanjut dan jelas silahkan konsultasi langsung dengan kami di klik chat

hubungi ke Klinik Apollo 021-62303060 / 0813-1518-6262

segera datang langsung ke klinik Apollo, Alamat: Komplek Ruko 115 Blok C1-3, Jalan Pangeran Jayakarta, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730


PERHATIAN !!
Seluruh konten dalam situs ini merupakan kontribusi para pemasang. Pengunjung diharap lebih berhati-hati terhadap setiap informasi menyesatkan dan mengandung unsur penipuan. Pengelola tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin terjadi.