Home » Iklan » Lain-Lain

Jual Cod Meter

KEGUNAAN PARAMETER BOD DAN COD DALAM PENGOLAHAN BIOLOGI | ADY WATER JUAL COD METER

Untuk info dan pemesanan hubungi :

022-7239019 | 0821 4000 2080 | 0856 2476 9005 | 0857 2352 9677 | 0813 2259 9149
Pin BB: 29d2de88 / 32dbbfb0
Pengolahan biologi merupakan suatu jenis pengolahan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mendegradasi polutan organik. Polutan organik yang dapat diukur sebagai parameter BOD atau COD dapat dijadikan sebagai substrat bagi bakteri. Pemanfaatan substrat selanjutnya akan dapat menghasilkan penghilangan kontaminan kimia, membentuk sel mikroorganisme baru dan mengasilkan produk dekomposisi. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengolahan biologi adalah ketersediaan mikroorganisme, kontak cukup antara senyawa organik dan mikroorganisme serta pengaturan kondisi lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan mikroorganisme.
Air limbah yang ditangani secara biologi harus memenuhi kriteria pH 6-9, kadar minyak dan lemak kurang dari 15 mg/L, sulfida kurang dari 50 mg/L dan logam-logam berat kurang dari 1 mg/L. Pemilihan tipe pengolahan biologi yang digunakan akan tergantung kepada aspek-aspek seperti efisiensi pengolahan diinginkan, karakter limbah, konsentrasi senyawa organic limbah, debit air limbah dan biaya. Proses dekomposisi aerob dapat menghasilkan penurunan kadar COD besar dalam waktu singkat dan berpotensi rendah menimbulkan bau. Namun, aplikasi pengolahan sistem aerob untuk menangani air limbah dengan kadar BOD5 melebihi 1000 mg/L akan menimbulkan masalah berupa kesulitan dalam men-supply oksigen yang cukup dan produksi lumpur besar.
Kelebihan metode anaerob adalah bahwa produksi lumpur yang dihasilkan dekomposisi anaerob dapat hanya bernilai 10 % dibandingkan yang dihasilkan metode aerob. Laju pembebanan organik sistem anaerob pun dimungkinkan mencapai 10-20 kali lebih tinggi dari yang dapat ditangani sistem aerob Operasi sistem anaerob pada waktu tinggal limbah dalam bioreaktor yang singkat dengan tetap mempertahankan umur biomass aktif yang panjang menjadi kunci keberhasilan reaktor anaerob dalam menangaani laju pembebanan organik tinggi.
Nilai laju pembebanan organik yang mampu ditangani reaktor anaerob akan tergantung kepada keberhasilan optimalisasi faktor-faktor seperti lamanya waktu tinggal lumpur aktif dalam reaktor, kecukupan kontak antara biomass aktif dan air limbah, lamanya waktu adaptasi/aklimatisasi biomass aktif dengan air limbah yang akan ditangani dan pengaturan kondisi lingkungan supaya mikroorganisme dalam reaktor dapat berkembang dengan baik.

Lainnya


PERHATIAN !!
Seluruh konten dalam situs ini merupakan kontribusi para pemasang. Pengunjung diharap lebih berhati-hati terhadap setiap informasi menyesatkan dan mengandung unsur penipuan. Pengelola tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin terjadi.