Home » Iklan » Kesehatan

BAB Berdarah

BAB Berdarah , yang dimaksud BAB berdarah disini yaitu terdapat darah pada feses atau tinja ketika BAB (buang air besar berdarah). BAB berdarah ini bisa menjadi hal yang sangat menakutkan, namun tidak semua BAB berdarah merupakan masalah yang serius. Oleh karena itu penting sekali mengetahui apa saja yang menjadi penyebab BAB berdarah ini.

Tidak Ada
Buang air besar berdarah yang ditandai dengan terdapatnya darah dalam feses/tinja itu artinya terdapat perdarahan di suatu tempat pada saluran pencernaan. Kadang-kadang jumlah darah sangat kecil sehingga hanya dapat dideteksi dengan occult blood test (tes untuk memeriksa darah yang tersembunyi dalam tinja). Terkadang terlihat secara kasat mata di toilet setelah buang air besar sebagai darah merah terang. Perdarahan yang terjadi saluran pencernaan bagian atas dapat membuat tinja tampak berwarna kehitaman. Jadi perlu diwaspadai BAB warna hitam bisa juga karena ada darah dalam tinja.

Penyebab BAB berdarah antara lain :

Penyakit Wasir. Merupakan penyebab Buang air besar berdarah yang sering kita jumpai dengan ciri-ciri darah berwarna merah terang yang akan menetes ketika atau setelah feses keluar dan terkadang dijumpai adanya tonjolan dari dalan anus yang keluar ketika BAB dan masuk kembali setelahnya.

Penyakit divertikular. Divertikula merupakan kantong kecil sebagai proyeksi dari dinding usus besar. Biasanya divertikula tidak menimbulkan masalah, tapi kadang-kadang dapat berdarah atau terinfeksi sehingga menimbulkan buang air besar berdarah. Anal fissure. merupakan sebuah luka atau robekan pada jaringan yang melapisi anus mirip dengan retakan yang terjadi pada bibir pecah-pecah atau potongan kertas akibatnya dapat menimbulkan berak darah. Fisura sering disebabkan oleh feses yang besar dan keras dan bisa menyakitkan.

sms button simpati +62813-1518-6262

Kolitis. Radang usus besar. Di antara penyebab yang lebih sering adalah infeksi atau penyakit radang usus (inflammatory bowel disease).

Angiodisplasia. Sebuah kondisi di mana pembuluh darah abnormal, rapuh, sehingga menyebabkan perdarahan saat buang air besar.

Tukak lambung. Luka terbuka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari, ujung atas dari usus kecil. Tukak lambung banyak disebabkan oleh infeksi bakteri yang disebut Helicobacter pylori (H. pylori). Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi obat anti-inflamasi seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen juga dapat menyebabkan tukak yang mengakibatkan buang air besar berdarah berwarna hitam.

Polip atau kanker. Polip adalah tumor jinak yang dapat tumbuh, berdarah, dan menjadi kanker. Kanker kolorektal adalah kanker ketiga yang paling umum di Amerika Serikat, dan sering menyebabkan perdarahan yang tidak terlihat dengan mata telanjang.

Jika Anda mengalami keluhan diatas, untuk informasi lebih lanjut dan jelas silahkan konsultasi langsung dengan kami di klik chat

hubungi ke Klinik Apollo Jakarta 021-62303060 / 0813-1518-6262

segera datang langsung ke klinik Apollo, Alamat: Komplek Ruko 115 Blok C1-3, Jalan Pangeran Jayakarta, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730

Lainnya


PERHATIAN !!
Seluruh konten dalam situs ini merupakan kontribusi para pemasang. Pengunjung diharap lebih berhati-hati terhadap setiap informasi menyesatkan dan mengandung unsur penipuan. Pengelola tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin terjadi.